SEBARINDO.COM-Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Masjid Agung Nurul Ikhlas,Minggu (13/9/2026),sebanyak 37 warga dari berbagai elemen resmi dilepas keberangkatannya ke Tanah Suci Mekah melalui program umrah gratis yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Cilegon.
Program perdana ini merupakan wujud nyata kepemimpinan Wali Kota Cilegon Robinsar bersama Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo. Kebijakan tersebut dihadirkan tidak hanya untuk memfasilitasi masyarakat menunaikan rukun Islam kelima, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi kepada warga yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Wali Kota Cilegon Robinsar, menegaskan keberangkatan puluhan jamaah ini merupakan panggilan keimanan di mana pemerintah bertindak sebagai perantara atau wasilah.
“Bicara umrah dan haji, insyaallah Bapak/Ibu sudah menjadi orang-orang pilihan. Pemerintah Kota Cilegon dalam hal ini hanya menjadi wasilah. Karena memang kalau bicara haji, bicara umrah itu mutlak tamu-tamu pilihan Allah,” ungkap Robinsar.
Dalam kesempatan yang sama, Robinsar turut menitipkan pesan khusus kepada para jamaah agar senantiasa menjaga kesehatan selama di Tanah Suci. Ia juga meminta para jamaah untuk mendoakan keselamatan, kemakmuran, serta perlindungan bagi seluruh warga Cilegon.
“Saya titip doanya, mohon Kota Cilegon senantiasa Allah berikan perlindungan, masyarakat Kota Cilegon senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kesejahteraan, dan dijauhkan dari segala marabahaya,” ujar Robinsar.
Ia juga berharap agar para pemimpin di Cilegon senantiasa amanah dan mengutamakan kesejahteraan masyarakat.
Apresiasi untuk Guru Ngaji hingga Tokoh Masyarakat
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Cilegon, Rahmatullah, memaparkan bahwa program umrah gratis tahun 2026 ini menyediakan total kuota untuk 40 orang penerima manfaat dari berbagai unsur lintas sektor.
“Program umrah gratis ini merupakan wujud nyata Pemerintah Kota Cilegon dalam kehidupan beragama dan juga memberikan apresiasi kepada warga masyarakat Kota Cilegon yang memberikan nilai-nilai kebaikan, kemanfaatan, serta pembangunan bagi Kota Cilegon,” tutur Rahmatullah.
Adapun rincian 40 penerima manfaat tersebut mencakup unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI) dari delapan kecamatan 8 orang, tokoh masyarakat 8 orang, guru ngaji lingkungan 8 orang, unsur tilik atau tilawatis 8 orang, unsur event atau apresiasi 4 orang, serta unsur prestasi 3 orang.
Dari total kuota tersebut, sebanyak 37 jamaah diberangkatkan pada tahap pertama hari ini, Minggu (13/9/2026). Sementara itu, tiga jamaah lainnya dijadwalkan menyusul pada Oktober mendatang karena tengah mengemban tugas negara sebagai kafilah yang mengikuti ajang MTQ Nasional.
“Alhamdulillah di hari ini yang akan berangkat sebanyak 37 orang, dan yang tiga orang dalam melaksanakan amanahnya mengikuti pelaksanaan MTQ Nasional. Kita doakan mudah-mudahan kafilah kita menjadi yang terbaik sehingga dapat mengharumkan nama baik Pemerintah Kota Cilegon,” pungkasnya.
Melalui program ini, para jamaah mendapatkan fasilitas lengkap mencakup pengurusan visa dan paspor, pemeriksaan kesehatan, tiket pesawat pulang-pergi, akomodasi hotel, konsumsi, hingga seluruh kebutuhan perjalanan hingga kembali ke tanah air.(PSR)












