160x600
160x600
Berita

DP3AP2KB Tingkatkan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera

68
×

DP3AP2KB Tingkatkan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi Rakor Tim Sektoral P2WKSS di Aula Kecamatan Jombang, Kamis (25/4/2024).
Dokumentasi Rakor Tim Sektoral P2WKSS di Aula Kecamatan Jombang, Kamis (25/4/2024).

SEBARINDO – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) gelar rapat koordinasi bersama lintas sektoral Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) di Aula Kecamatan Jombang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Maman Maulidin mengatakan, kegiatan Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) untuk tahun 2024 ini terdapat di dua lokasi Kecamatan Jombang.

banner 325x300

“Tahun ini di Gedong Dalem dan Sukmajaya. Hari ini kita adakan rapat lintas sektoral sebagai bentuk persiapan, artinya yang mendukung pada pelaksanaan itu kita evaluasi. Apa yang kurang dan lebihnya yang ada, nanti kita evaluasi,” kata Maman kepada Wartawan, Kamis (25/4/2024).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Dinas DP3AP2KB dengan jajarannya, untuk mempersiapkan sesuatu apa yang nanti akan diperlukan didalam penilaian oleh panitia tingkat Provinsi.

“Kita masih dinilai, tetapi akan mempersiapkan. Targetnya optimis kita akan mempertahankan juara,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cilegon Lia Mahatma mengatakan, terdapat 10 indikator penilaian. Salah satunya, masuk dalam program pembinaan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

“Masuk pembinaan PKK, arah perempuan dan anak, bagaimana kita meningkatkan peran wanita dalam konteks kesejahteraan keluarga,”tuturnya.

Nilai pemberdayaan wanita paling dominan. Program P2WKSS ini merupakan program untuk wanita. Indikator lainnya selain peningkatan ekonomi, banyak OPD-OPD melakukan pelatihan bagaimana perempuan berdaya.

2 kelurahan tersebut masuk dalam 10 indikator tersebut. Terdapat kelompok wanita tani juga termasuk, karena sebagai pemberdayaan perempuan dalam rangka peningkatan ekonomi perempuan. Terdapat timeline untuk schedule, penilaiannya menjelang tahun 2025 pembinaannya secara dini.

“Pembinaannya menyeluruh dalam 10 indikator. Hari ini kita mengundang OPD terkait dalam konteks pendukung itu. Jadi kita nanti menginventarisir apa saja yang OPD-OPD yang telah dilakukan,”ucapnya.

Lia mengungkapkan data dimulai 2023, menggunakan data 2 tahun dari 2023 hingga 2024. Untuk pembinaan tersebut sudah dilakukan pembentukan tim untuk dua kelurahan.

“Kami berharap supaya dapat mempertahankan juara P2WKSS.”ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *