160x600
160x600
Berita

Tidak diwajibkan: Pramuka Menjadi Ekstrakurikuler Pilihan

60
×

Tidak diwajibkan: Pramuka Menjadi Ekstrakurikuler Pilihan

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi para siswa mengikuti ekskul Pramuka.
Dokumentasi para siswa mengikuti ekskul Pramuka.

SEBARINDO.COM – Tidak mewajibkan, SMKN 2 Cilegon memberi hak bebas memilih untuk melanjutkan Pramuka sebagai pilihan ekstrakurikuler (ekskul) siswa. Hal itu berlaku untuk seluruh siswa dari kelas 10 hingga kelas 13 dari seluruh jurusan.

Menanggapai pernyataan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), pramuka tidak lagi menjadi ekstrakulikuler wajib di sekolah. Pembina Pramuka SMKN 2 Cilegon Badrussalam menuturkan tidak berpengaruh pada kebijakan Pramuka di SMKN 2 Cilegon.

banner 325x300

“Pramuka diwajibkan satu kali saja, pada program Masa Pengenalan Penegak Tamu (MPPT) sekolah. Hanya mengenal dasarnya saja. Selebihnya, nanti dibebas pilihkan ikut ekskul apa, ekskul kan banyak ada olahraga, science, dan lain-lain,” katanya, Rabu (3/4/2024).

Sementara itu, Badrussalam mengungkapkan, Pramuka di SMKN 2 Cilegon minim peminat, saat ditanya mengenai alasannya, dirinya mengatakan banyaknya tugas di sekolah menjadi pemicu siswa tidak melanjutkan Pramuka sebagai ekskul.

“Kalau di sini kurang minat Pramukanya, ga cuma Pramuka aja tapi ekskul lain juga sama sedikit, anak-anak keberatan ikut ekskul karena tugasnya sudah banyak. Jadi kita juga tidak terlalu mewajibkan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) kesiswaan Dinda Agus triyana mengatakan menanggapi persoalan wajib dan tidaknya Pramuka, masih dalam proses menunggu dari pusat.

“Kami masih menunggu arahan selanjutnya bagaimana dari pusat ya, apakah akhirnya tidak di wajibkan atau tidak,”tuturnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pendidikan Dasar di Dindikbud Kota Cilegon Suhanda mengatakan, untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Cilegon diwajibkan setiap satu minggu satu kali latihan Pramuka.

“Untuk sekolah menengah atas (SMA) atau kejuruan (SMK) sudah berada di naungan Provinsi, tapi untuk SD dan SMP masih di naungan Dindikbud Cilegon. Setiap seminggu sekali diadakan rutin latihan pramuka untuk para siswa,” ucapnya.

BACA JUGA: Peresmian Al-Hanif Islamic Boarding School: Wujud Nyata Pendidikan Islam Terpadu di Cilegon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *