Cilegon

Motor Wartawan TVRI Hilang di Parkiran Kantor DLH Kota Cilegon, CCTV Ternyata Mati Berbulan-bulan

40
×

Motor Wartawan TVRI Hilang di Parkiran Kantor DLH Kota Cilegon, CCTV Ternyata Mati Berbulan-bulan

Sebarkan artikel ini
Petugas sekuriti Kantor DLH Kota Cilegon,Sobirin menunjukan tempat sepeda motor milik wartawan TVRI Adim Muhtadim yang hilang digondol maling.Foto:ist

SEBARINDO.COM-Aksi pencurian sepeda motor yang menyasar area perkantoran pemerintahan kembali marak.Kali ini, nasib malang menimpa seorang jurnalis TVRI Banten, Adim Muchtadim, yang harus kehilangan sepeda motornya saat terparkir di area Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon,Selasa (13/10/2026).

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi para pemilik kendaraan untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak lengah, bahkan saat memarkirkan sepeda motor di lingkungan area publik maupun perkantoran.

Peristiwa itu bermula saat Adim bertandang ke Kantor DLH Kota Cilegon sekitar pukul 15.00 WIB untuk menemui salah satu pegawai di kantor tersebut.Tanpa rasa curiga, ia memarkirkan kendaraannya di lokasi parkir biasa bersama kendaraan staf lainnya.

Namun, alangkah terkejutnya korban saat hendak pulang sekitar pukul 16.30 WIB. Sepeda motor kesayangannya dengan nomor kendaraan A 2051 UN telah raib tanpa jejak, meninggalkan helm miliknya yang dipindahkan pelaku ke motor lain.

“Saya saat hendak mau pulang diberitahu oleh seorang sekuriti kantor, menanyakan sepeda motornya diparkir di mana. Saya bilang di area parkiran sini, tapi kendaraannya sudah tidak ada,” kata Adim,Rabu (14/10/2026).

Setelah menyadari motornya hilang, Adim segera meminta petugas keamanan setempat untuk memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV). Sayangnya, fasilitas keamanan tersebut ternyata sedang mengalami kerusakan.

“Begitu saya minta untuk mengecek CCTV kantor, kamera CCTV tidak berfungsi. Saya menelpon Kepala Dinas Lingkungan Hidup menanyakan kepastian CCTV, Pak Kadis bilang CCTV tidak berfungsi dan sudah berlangsung lama belum diperbaiki. Pada akhirnya saya melaporkan peristiwa itu ke Polres Cilegon,” tambah Adim.

Saksi Sempat Lihat Motor Terparkir

Sementara itu, petugas pengamanan dalam (Pamdal) DLH Kota Cilegon, Sobirin, membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, sepeda motor korban sempat terlihat terparkir utuh sekitar pukul 16.00 WIB saat ia melakukan patroli rutin di area kantor.

“Saya bersama korban ngobrol-ngobrol di kantor sambil mengecek kondisi kantor. Sekitar pukul 16.00 WIB saat mau simpan kipas angin ke pos jaga, kendaraan masih ada bersama motor saya. Pas jam pulang kerja pukul 16.30 WIB, saya tanya ke korban, ‘Kang Adim kendaraan di mana, ada yang pindahin enggak?’ Kunci motornya masih ada di kantong, tapi motor sudah tidak ada,” ujar Sobirin.

Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat Kota Cilegon dan sekitarnya agar selalu ekstra berhati-hati saat memarkirkan kendaraan. Kehadiran petugas keamanan maupun area perkantoran resmi tidak menjadi jaminan penuh keamanan dari ancaman kejahatan.(PSR)