SEBARINDO.COM– Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon bergerak cepat menindaklanjuti kerja sama dengan Pemkot Malang terkait replikasi aplikasi perpajakan “Persada” dan “Vesop”. Langkah ini diambil guna mempercepat digitalisasi dan optimalisasi sektor pendapatan daerah di Kota Cilegon.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, mengatakan pihaknya akan segera mengirim tim teknis dari Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Cilegon untuk melakukan transfer pengetahuan (sharing knowledge) ke Kota Malang.
“Untuk implementasi aplikasi Persada dan Vesop nanti, kita tindak lanjuti dengan tim dari BPKPAD Kota Cilegon yang akan sharing knowledge dengan Pemkot Malang. Tujuannya supaya tim kita dibekali pemahaman bagaimana mengoperasionalkan kedua aplikasi tersebut,” ujar Aziz,di rumah dinas Wali KOta Cilegon,Senin (13/7/2026).
Sinkronisasi Sistem dan Pengiriman Programmer
Menurut Aziz, tahapan awal ini sangat penting untuk melihat sejauh mana kesesuaian sistem yang ada di Cilegon dengan aplikasi milik Pemkot Malang. Evaluasi mendalam akan dilakukan untuk menentukan apakah sistem saat ini perlu diubah total atau sekadar ditambahkan fitur baru.
“Sehingga nanti apa yang sudah kita miliki aplikasinya, apakah harus ditambahkan atau memang harus ada perubahan, itu nanti kita sesuaikan dengan aplikasi yang dimiliki Kota Malang dengan Kota Cilegon yang sudah ada,” jelasnya.
Jika dalam proses kajian ditemukan adanya celah atau fitur yang harus dimodifikasi secara khusus, Pemkot Cilegon berkomitmen untuk menerjunkan tim programmer langsung ke Kota Malang.
“Kalau memang dalam aplikasi itu ada yang harus ditambahkan, mungkin kita akan mengirim programmer-programmer kita yang mengerti aplikasi ke Kota Malang,” tambah Aziz.
Baca:Gandeng Pemkot Malang, Kota Cilegon Adopsi Aplikasi “Persada” dan “Vesop” untuk Genjot PAD
Target Implementasi Cepat
Pemkot Cilegon menargetkan pemanfaatan aplikasi Persada dan Vesop ini dapat berjalan dalam waktu dekat. Sebagai langkah konkret, komunikasi intensif tingkat lanjut akan kembali dibuka pada pekan depan bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang.
“Ya, kita ingin segera mempergunakan aplikasi ini di sini. Makanya minggu depan kami akan melakukan komunikasi lagi dengan Bapenda Kota Malang,” pungkas Aziz.
Sebelumnya, percepatan adopsi teknologi ini ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua pemerintah daerah, yang diharapkan mampu mendongkrak efisiensi dan transparansi pengelolaan pajak di Kota Cilegon.(PSR)













