SEBARIDO.COM-Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon meluncurkan inovasi layanan transportasi kesehatan berupa mobil Transportasi Non-Gawat Darurat yang diberi nama SI-NON-G. Armada ini diserahkan langsung oleh Wali Kota Robinsar kepada UPTD Pusat Pelayanan Keselamatan Terpadu / PSC 119 (P2KT/PSC 119) Dinas Kesehatan Kota Cilegon. di Puskesmas Cibeber untuk mempercepat dan mempermudah pengangkutan pasien rujukan ke luar daerah,Jumat (24/7/2026)
Langkah ini diambil Pemkot Cilegon untuk mengurai antrean pelayanan rujukan pasien menuju rumah sakit di luar Kota Cilegon maupun luar provinsi.Satu unit kendaraan Toyota Hiace berkapasitas 16 penumpang dioperasikan sebagai armada utama layanan SI-NON-G tersebut.
Pengoperasian armada kolektif ini dinilai memberikan efisiensi yang signifikan terhadap keuangan daerah di tengah upaya efisiensi anggaran.
Berdasarkan perhitungan Pemkot Cilegon, skema pengangkutan pasien secara bersamaan ini mampu menghemat anggaran operasional hingga Rp 281,6 juta per tahun.
“Apabila sebelumnya pengangkutan 10 hingga 14 pasien membutuhkan tiga sampai empat unit ambulans, kini dapat dilayani hanya dengan satu kendaraan dalam satu perjalanan,” ujar Robinsar.
Menurutnya, skema ini menjadikan mobilitas pasien lebih efektif tanpa mengurangi kualitas pelayanan maupun kenyamanan pasien di jalan.

Pemkot Cilegon menekankan bahwa pelayanan kesehatan masyarakat tidak hanya seputar fasilitas rumah sakit dan tenaga medis, tetapi juga kepastian akses yang aman dan nyaman.
“Pelayanan kesehatan juga berbicara bagaimana pemerintah mampu memastikan masyarakat memperoleh akses layanan yang cepat, aman, nyaman, dan manusiawi,” lanjutnya.
Melalui keberadaan SI-NON-G, proses transportasi pasien rujukan diharapkan dapat berjalan lebih terstruktur dan meminimalkan waktu tunggu.
Pihak Pemkot Cilegon pun berpesan agar armada tersebut dirawat dengan baik dan dioperasikan secara profesional oleh jajaran UPTD P2KT/PSC 119 demi mengoptimalkan manfaatnya bagi warga Kota Cilegon.
Sementara,Kepala UPTD P2KT/PSC 119,Burhanudin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Wali Kota Cilegon yang telah memberikan mobil Transportasi Non-Gawat Darurat.Menurutnya ini merupakan bantuan pertama kali dan sangat bermanfaat.
Dijelaskan Burhanudin, di Kota Cilegon pasien non gawat darurat yang harus menjalani perawatan di luar kota sangat banyak.
“Setiap hari kami menggunakan 3 mobil ambulans membawa pasien yang berobat seperti ke RSCM, Dharmais,Harapan Kita dan rumah sakit lainnya.Drngan adanya mobil ini diharapkan pelayanan bisa lebih baik.” ujarnya.
Dalam kesempatan itu lanjut Burhanudin,wali kota akan menambah 1 atau 2 unit mobil untuk mengantar para pasien.
“Pak wali menyatakan kepada Kepala Dinkes agar mobil ditambah dalam anggaran belanja tambahan tahun ini,” ujarnya. (PSR)













