Example 728x250
BeritaBudaya

Pemkot Cilegon Resmikan Revitalisasi Monumen Geger Cilegon, Perkuat Nilai Sejarah dan Ruang Publik

120
×

Pemkot Cilegon Resmikan Revitalisasi Monumen Geger Cilegon, Perkuat Nilai Sejarah dan Ruang Publik

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Cilegon bersama pimpinan Bank BJB Kota Cilegon Forkopimda Kota Cilegon ,berdiri di depan di depan Monumen Geger Cilegon 1888.Foto:ist

SEBARINDO.COM Pemerintah Kota Cilegon meresmikan revitalisasi Monumen Geger Cilegon 2025. Peresmian ini menandai upaya Pemkot Cilegon dalam menghidupkan kembali nilai sejarah perjuangan rakyat Cilegon 1888 sekaligus meningkatkan kualitas ruang publik yang edukatif dan representatif di jantung kota.

Acara peresmian yang berlangsung di kawasan monumen dihadiri langsung oleh Wali Kota Cilegon Robinsar, Kepala Cabang Bank BJB Cilegon Ton Adriano, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah Pejabat Esselon 2 di Lingkungan Pemerintah Kota Cilegon,Senin malam (17/11/2025)

Dalam sambutannya, Wali Kota Cilegon Robinsar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank BJB Cabang Cilegon atas kontribusi pendanaan dalam proses revitalisasi monumen bersejarah tersebut.

Pertama, kami ucapkan terima kasih kepada Bank BJB Kota Cilegon. Alhamdulillah, wasilah Bapak kacab, Monumen Geger Cilegon ini bisa kita percantik dan revitalisasi sehingga menjadi daya tarik bagi masyarakat,” Robinsar.

Robinsar menekankan bahwa revitalisasi ini merupakan bagian integral dari upaya Pemkot Cilegon untuk menghidupkan kembali ingatan kolektif, terutama di kalangan generasi muda yang ia sebut masih kurang mengenal sejarah lokal mereka.

Padahal ini adalah monumen sejarah, tempat warga Cilegon dahulu berperang melawan kezaliman dan penjajahan. Anak muda, Gen Z, milenial, mungkin banyak yang tidak tahu sejarah Geger Cilegon. Karena itu, kami ingin menjadikan monumen ini sarana edukasi sekaligus ruang berkumpul masyarakat,” tegasnya.

Wali Kota Robinsar juga menjamin bahwa upaya penataan dan pembenahan wajah kota tidak akan mengorbankan alokasi anggaran untuk kebutuhan mendasar masyarakat.

“Kami hanya mengambil 1 hingga 2 persen dari APBD untuk penataan kota, tanpa mengurangi anggaran kebutuhan mendasar seperti Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni), pendidikan, kesehatan, dan beasiswa,” jelas Robinsar. Ia menambahkan, penataan kota penting agar Cilegon tampil sebagai kota yang rapi, indah, dan layak menjadi kebanggaan warganya.

Robinsar menutup sambutannya dengan menyatakan bahwa revitalisasi Monumen Geger Cilegon akan dilanjutkan ke tahap kedua, sebagai bagian dari rencana besar Pemkot Cilegon untuk mempercantik keseluruhan wajah Kota Cilegon.

Komitmen Bank BJB

Sementara itu, Kepala Cabang Bank BJB Cilegon, Ton Adriano, menegaskan komitmen institusinya untuk terus mendukung program pembangunan daerah dan menjaga hubungan harmonis dengan Pemerintah Kota Cilegon.

Sesuai visi misi Bank BJB, kami tetap komit memberikan layanan terbaik dan meningkatkan kerja sama yang saling menguntungkan. Revitalisasi Monumen Geger Cilegon ini menjadi salah satu persembahan kami untuk masyarakat Cilegon,” ujar Ton Adriano.

Wali Kota Cilegon Robinsar membubuhkan tandatangannya di Monumen Geger Cilegon 1888.Foto:ist

Ia turut menyampaikan penghormatan kepada almarhum Direktur Utama Bank BJB, Bapak Yusuf Saidudin, yang semasa kepemimpinannya memberikan perhatian besar pada pembangunan daerah, termasuk revitalisasi monumen ini. “Semoga bermanfaat dan menambah keindahan serta identitas Kota Cilegon sebagai kota yang semakin maju dan juara,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0623/Cilegon, Letkol Inf Miftakhul Khoir, memberikan apresiasi kepada Pemkot Cilegon atas tampilan monumen yang kini lebih layak dan tertata.

“Alhamdulillah, atas kepedulian pak wali, monumen ini semakin bagus. Sehingga masyarakat akan senang datang ke sini untuk melihat sejarah,” kata Miftakhul Khoir.

Ia menekankan pentingnya perawatan fasilitas publik setelah pembangunan selesai.Menurut dia, kita sering bagus membuatnya, tapi lupa merawatnya.

“Saya sudah perintahkan anggota Kodim untuk patroli malam. Dulu tempat ini bahkan dipakai tidur orang tidak dikenal. Sekarang, dengan kondisi yang baik, mari kita jaga bersama,” ungkap Dandim, seraya berharap monumen yang tertata rapi akan memunculkan rasa penasaran dan minat masyarakat untuk mempelajari sejarah Geger Cilegon lebih lanjut.(PSR)