Example 728x250
BudayaWisata Indonesia

8 Fakta Terbaru Gunung Pulosari Pandeglang, Pesona Alam dan Sejarah di Banten

2099
×

8 Fakta Terbaru Gunung Pulosari Pandeglang, Pesona Alam dan Sejarah di Banten

Sebarkan artikel ini
Gunung Pulosari. Foto:Googlemaps/Habib Shidqi Alfarizi

SEBARINDO.COM – Gunung Pulosari, sebuah gunung berapi yang terletak di wilayah Pandeglang, Banten, menyimpan pesona alam sekaligus sejarah yang kaya. Meski tidak setinggi gunung-gunung lain di Indonesia, keindahan alam, nilai historis, serta aura mistisnya membuat Gunung Pulosari menjadi destinasi favorit para pendaki dan pencinta wisata budaya.

8 fakta terbaru tentang Gunung Pulosari Pandeglang

Berikut ini 8 fakta terbaru tentang Gunung Pulosari Pandeglang yang wajib Anda ketahui:

1. Gunung Berapi Tidak Aktif dengan Aktivitas Fumarol

Foto: Salakanews

Gunung Pulosari termasuk salah satu gunung berapi tipe Stratovolcano di Indonesia. Meski kini sudah tidak aktif karena tidak ada lagi letusan, namun aktivitas fumarol (uap panas bumi) masih terlihat di dinding kawahnya. Kawah Gunung Pulosari memiliki kedalaman sekitar 300 meter, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan peneliti.

2. Memiliki Peran Penting dalam Sejarah Banten

Kawah Gunung Pulosari. Foto :RRI

Gunung ini memiliki hubungan erat dengan sejarah berdirinya kerajaan di Banten. Dikisahkan bahwa Sunan Gunung Jati bersama putranya, Hasanuddin, pernah mengunjungi Gunung Pulosari. Pada masa itu, kawasan ini dianggap sakral dan menjadi tempat penting bagi kerajaan.

Hingga kini, nuansa spiritual masih terasa kental di kawasan ini.

3. Tempat Favorit Pendaki Pemula di Banten

Foto:Wisato.id

Meski berdekatan dengan Gunung Karang, Gunung Pulosari lebih diminati oleh pendaki pemula karena kontur jalurnya yang lebih mudah. Dengan ketinggian yang relatif rendah, Gunung Pulosari berapa mdpl? Gunung ini berada di ketinggian sekitar 1.346 mdpl.

Pendakian yang tidak terlalu ekstrem menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang ingin mencoba mendaki gunung pertama kali.

4. Pesona Curug Putri di Jalur Pendakian

Foto:Poskota.co.id

Tak hanya kawah, di jalur pendakian Gunung Pulosari Anda juga akan menemukan Curug Putri. Air terjun yang memukau ini terletak tidak jauh dari Pos 1. Keberadaan curug ini menambah pengalaman berkesan saat menjelajahi alam Gunung Pulosari Pandeglang.

5. Biaya Pendakian yang Sangat Terjangkau

Salah satu keunggulan Gunung Pulosari adalah biaya pendakiannya yang sangat murah. Anda cukup membayar Rp5.000 saja untuk menikmati keindahan gunung ini.

Selain itu, di sekitar basecamp Gunung Pulosari, tersedia berbagai fasilitas pendukung bagi para pendaki.

6. Jalur Pendakian yang Tetap Menantang

Meskipun tidak terlalu tinggi, jalur pendakian Gunung Pulosari tergolong menantang. Banyak pendaki membandingkan medannya dengan jalur di Gunung Cikuray dan Gunung Gede via Curug Puteri.

Rute menuju Gunung Pulosari cukup mudah diakses. Dari Pandeglang, Anda dapat berkendara menuju pertigaan Mengger, lalu ke Mandalawangi hingga ke Desa Pari. Dari pasar Pari, sekitar 2–3 km, terdapat papan penunjuk arah ke basecamp Gunung Pulosari.

Perjalanan dari Jakarta atau Tangerang memakan waktu sekitar 3–4 jam, sementara dari Serang hanya sekitar 2 jam.

7. Kisah Mistis yang Masih Terjaga

Selain pesona alam, Gunung Pulosari juga terkenal akan kisah mistisnya. Salah satu mitos yang masih dipercaya adalah penampakan bola api yang disebut Ocos, sering terlihat di jalur pendakian ketiga pada malam hari.

Ada pula legenda tentang Raja Babi, makhluk menyerupai babi raksasa yang konon pernah terlihat di hutan gunung ini. Cerita-cerita ini menjadi daya tarik bagi wisatawan yang gemar eksplorasi wisata bernuansa mistis.

8. Penemuan Arca Bersejarah di Dekat Kawah

Di dekat kawah Gunung Pulosari, tepatnya di Cipanas, ditemukan sejumlah arca kuno yang kini tersimpan di Museum Nasional Indonesia. Arca-arca tersebut dikenal sebagai Arca Caringin, terdiri dari patung Shiwa Mahadewa, Durga, Batara Guru, Ganesha, dan Brahma.

Penemuan ini memperkuat dugaan bahwa Gunung Pulosari pernah menjadi tempat sakral bagi Kerajaan Sunda yang berjaya pada abad ke-10 hingga ke-16.

Baca Juga : Bumi Perkemahan Batu Kuda Manglayang: Surga Camping di Lereng Gunung Bandung

Gunung Pulosari Pandeglang bukan sekadar destinasi pendakian, melainkan juga tempat yang sarat akan nilai sejarah, budaya, dan pesona alam. Mulai dari kawah Gunung Pulosari, Curug Putri, jalur menantang, hingga kisah mistis yang masih hidup, semuanya memberikan pengalaman yang unik.

Bagi Anda yang ingin mencoba pendakian pertama atau mencari petualangan baru di Banten, Gunung Pulosari layak masuk dalam daftar perjalanan Anda! (SA)