SEBARINDO.COM — Situs resmi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotik) Kota Cilegon dibobol. Laman yang seharusnya menjadi pusat informasi pemerintah malah disusupi link judi online. Bukan hanya mencoreng institusi, kejadian ini mengundang tanya besar soal sejauh mana sistem keamanan digital di tubuh Pemerintah Kota Cilegon benar-benar bekerja.
Warganet yang mengakses situs diskominfo.cilegon.go.id sempat dikejutkan dengan kemunculan tautan-tautan mengarah ke konten perjudian. Beberapa jam kemudian, situs tak lagi bisa diakses.
Kepala Diskominfo Kota Cilegon, Agus Zulkarnain, membenarkan kejadian tersebut.
“Betul Kang, kemarin web Diskominfo kena serangan. Tapi kemarin sore sudah dipulihkan kembali infonya,” kata Agus Zul, Selasa (15/4/25).
Namun berdasarkan pantauan Sebarindo hingga siang ini (15/4/25), situs tersebut masih belum dapat diakses publik. Laman utama memunculkan pesan error dan tidak menampilkan konten apa pun. Artinya, proses pemulihan belum benar-benar selesai atau situs sengaja ditutup sementara.

Yang lebih memprihatinkan, ketika mengetikkan kata kunci “Diskominfo Cilegon” di Google Search, hasil teratas memang mengarah ke situs resmi. Namun judul yang terpampang bukan informasi layanan pemerintah, melainkan tulisan “Slot Gacor 2025” — frasa yang umum digunakan dalam promosi situs judi online.
Kondisi ini menunjukkan bahwa peretas tidak hanya mengubah konten di dalam situs, tetapi juga berhasil memengaruhi metadata yang terbaca mesin pencari. Artinya, serangan yang terjadi bukan serangan ringan, melainkan sudah masuk hingga ke struktur dalam situs web pemerintah.
Tidak ada pernyataan resmi dari Diskominfo terkait durasi serangan, jalur masuk peretas, maupun langkah mitigasi ke depan. Sampai saat ini, belum diketahui apakah ada data internal yang turut terdampak.
Insiden ini menunjukkan bahwa meski jargon digitalisasi digaungkan, praktik di lapangan belum tentu siap. Situs bisa dibangun dalam sehari. Tapi sistem keamanan, kepercayaan publik, dan kredibilitas, tidak. (SA)













