BeritaCilegon

Dukung Mudik Gratis Pemkot Cilegon, PT Indo Raya Tenaga Berangkatkan Warga ke Purwokerto

99
×

Dukung Mudik Gratis Pemkot Cilegon, PT Indo Raya Tenaga Berangkatkan Warga ke Purwokerto

Sebarkan artikel ini

SEBARINDO.COM– Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon,kembali menggelar program mudik gratis bagi warga yang ingin merayakan Idul Fitri di kampung halaman. Dalam agenda tahunan ini, PT Indo Raya Tenaga (IRT) turut ambil bagian dengan menyediakan unit bus untuk mengangkut para pemudik.Pelepasan rombongan mudik gratis tersebut dilangsungkan di halaman depan Kantor Wali Kota Cilegon, Minggu (15/3/2026). Untuk tahun ini, PT IRT berkontribusi mengirimkan satu unit bus berkapasitas 50 orang dengan rute tujuan Purwokerto, Jawa Tengah.

Humas PT IRT, Indra, menyatakan bahwa partisipasi ini merupakan bentuk kehadiran perusahaan di tengah masyarakat Cilegon. Sebagai pengelola PLTU Jawa 9 dan 10 yang baru saja beroperasi dengan kapasitas 2×1000 MW, pihaknya merasa memiliki tanggung jawab sosial untuk menyukseskan tradisi mudik.

“Kami berharap bantuan bus untuk jurusan Purwokerto ini bermanfaat bagi warga Cilegon. Semoga perjalanan mereka lancar dan selamat sampai tujuan untuk berkumpul bersama keluarga besar,” ujar Indra di sela-sela acara pelepasan.

Fasilitasi 2.300 Pemudik

Wali Kota Cilegon, Robinsar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran industri, TNI, dan Polri yang telah mendukung program ini. Tahun ini, Pemkot Cilegon berhasil menyediakan total 50 unit bus yang mengangkut sekitar 2.300 orang.

Menurut Robinsar, mudik bukan sekadar aktivitas perjalanan, melainkan momentum krusial untuk menjaga tali silaturahmi.
“Tradisi mudik adalah bagian tak terpisahkan dari Idul Fitri. Ini bukan sekadar pulang kampung, tapi momentum melepas rindu bersama keluarga,” kata Robinsar.

Pemkot Cilegon memfasilitasi warga perantau yang berdomisili di Cilegon dengan berbagai tujuan kota besar di Sumatera dan Jawa, antara lain:
Jawa Tengah & DIY: Solo, Yogyakarta, Semarang, Wonogiri, Wonosobo, Purwokerto, dan Pekalongan.
Jawa Barat: Bandung dan Tasikmalaya.
Jawa Timur: Surabaya, Lamongan, Blitar, dan Malang.
Sumatera: Lampung, Palembang, hingga Padang.
Program ini diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi warga sekaligus menekan penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh, sehingga angka kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir.(PSR)