SEBARINDO.COM– Komitmen dalam memperkuat kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon.
Pada Senin kemarin, kolaborasi yang didukung penuh oleh Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Cilegon mendampingi dan menyalurkan santunan kepada 1.376 anak yatim di seluruh wilayah Kota Cilegon.
Kegiatan ini bukan yang pertama, melainkan menandai penyaluran santunan keempat yang dikawal langsung oleh Kejari Cilegon. Kehadiran aparat penegak hukum dalam proses distribusi ini menjadi jaminan utama bahwa penyaluran dana zakat berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Percontohan Pengelolaan Zakat Profesional
Menurut Kajari Kota Cilegon, Diana Wahyu Widiyanti, sinergi antara BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat dan Kejari Cilegon sebagai aparat penegak hukum menjadi model percontohan dalam penyaluran dana umat yang profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini merupakan bukti nyata peningkatan kualitas pengelolaan zakat di Kota Cilegon, di mana setiap hak mustahik, khususnya anak-anak yatim, dapat tersalurkan dengan baik.
Kejaksaan Negeri Cilegon tidak hanya mendampingi, tetapi juga ikut memastikan setiap prosesnya berjalan sesuai aturan.Kehadiran IAD Daerah Cilegon dalam kegiatan ini juga memberikan sentuhan kehangatan dan mempererat ikatan emosional dengan para penerima manfaat,”ujar Diana.
Diana pun mengatakan,partisipasi aktif dari Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Cilegon juga menjadi pendorong semangat bagi kita semua, menunjukkan bahwa kepedulian adalah tanggung jawab kita bersama, sebagai institusi maupun sebagai keluarga besar Adhyaksa.
Santunan Tersebar Merata di Delapan Kecamatan
Secara rinci, santunan disalurkan kepada 1.376 anak yatim yang tersebar di delapan kecamatan di Kota Cilegon. Sebagai contoh, untuk penyaluran di Kecamatan Purwakarta, santunan diberikan kepada 192 anak yatim dan dhuafa.
Angka ini terbagi di beberapa kelurahan: Kelurahan Tegal Bunder sebanyak 35 anak, Pabean 32 anak, Kotabumi 37 anak, Ramanuju 17 anak, Purwakarta 32 anak, dan Kebondalem 37 anak.
Bagi para penerima manfaat, kegiatan ini memberikan harapan baru. Bantuan yang diterima bukan sekadar dukungan materi, tetapi juga perhatian dan kepedulian tulus yang menguatkan semangat mereka. Diharapkan, sinergi positif seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk membangun kepedulian sosial yang solid di Kota Cilegon.(PSR)













