Cilegon

Cegah Bullying sejak Dini, Kapolsek Purwakarta Menyapa Siswa SDN Kebondalem Lewat Program “Poldik”

44
×

Cegah Bullying sejak Dini, Kapolsek Purwakarta Menyapa Siswa SDN Kebondalem Lewat Program “Poldik”

Sebarkan artikel ini
Untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan (bullying), Kepolisian Sektor (Polsek) Purwakarta Kota Cilegon melakukan kunjungan ke SDN Kebondalem,Senin (26/10/2026).Foto:ist

SEBARINDO.COM-Untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan (bullying), Kepolisian Sektor (Polsek) Purwakarta, melakukan kunjungan ke SDN Kebondalem,Senin (26/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam menjalankan program unggulan Polisi Peduli Pendidikan (Poldik).

Kunjungan dipimpin langsung oleh Kapolsek Purwakarta Iptu Sukanda, S.M., jajaran kepolisian hadir di tengah-tengah ratusan siswa dan jajaran dewan guru. Kehadiran sosok pengayom masyarakat ini disambut penuh antusias dan kehangatan oleh Kepala Sekolah SDN Kebondalem,Siti Mulyasaroh,bersama para guru.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mengayomi dan membimbing generasi muda sejak dini.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Purwakarta memberikan sejumlah penekanan penting demi menjaga ketertiban serta kesehatan mental para siswa. Salah satu poin utama yang menjadi soratannya adalah pencegahan aksi perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

“Terima kasih, alhamdulillah hari ini kita semua bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan bapak, ibu tenaga pendidik, serta siswa-siswi SDN Kebondalem sehingga kegiatan Program Polisi Peduli Pendidikan (Poldik) ini dapat terlaksana,” ujar Iptu Sukanda di hadapan peserta apel pagi.

Dia menegaskan, kehadiran pihak kepolisian ke sekolah-sekolah adalah bentuk kepedulian untuk menciptakan ketertiban dan keamanan (Kamtibmas) di dunia pendidikan.

“Pada dasarnya kehadiran kami di sini guna menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada para guru serta murid yang ada di sekolah ini dalam rangka terciptanya Kamtibmas di lingkungan sekolah,” lanjutnya.

Secara khusus, Kapolsek memberikan beberapa pesan penting yang patut diteladani oleh seluruh murid diantaranya stop perundungan (Bullying)

“Jangan sampai ada aktivitas perundungan di lingkungan sekolah karena sangat berdampak buruk kepada mental siswa-siswi,” tegasnya.

Selain itu juga, pihak kepolisian meminta para sisawa membatasi penggunaan gawai, sebab efeknya dapat merusak kesehatan..

“Dan, taati aturan sekolah serta perintah bapak dan ibu guru, karena di lingkungan inilah para siswa-siswi belajar semua hal yang baik guna bekal di masa depan,” tegas Sukanda.

Masyarakat dan Sekolah Bisa Hubungi Call Center 110

Sebagai bentuk pelayanan cepat (fast response) dan bukti kepolisian makin dekat dengan masyarakat, Iptu Sukanda juga memperkenalkan layanan pengaduan darurat bebas pulsa milik Polri kepada para siswa dan guru.

“Ada sistem pelaporan darurat ke nomor 110 apabila ada kejadian gangguan Kamtibmas atau keadaan darurat, sehingga kami dari pihak kepolisian akan segera hadir,” jelasnya.

Ia juga berpesan agar para siswa tidak ragu untuk melapor jika melihat atau mengalami tindakan yang tidak menyenangkan di sekolah.

“Laporkan kepada bapak atau ibu guru di sekolah apabila terjadi perundungan (bullying), dan belajarlah dengan baik sehingga adik-adik semua lulus dengan mendapatkan nilai terbaik serta bisa meraih cita-citanya di masa depan,” pungkas Sukanda menutup arahannya.(PSR)