SEBARINDO.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi cuaca ekstrem mengancam wilayah Banten, menyusul meningkatnya peluang hujan deras dalam sepekan ke depan. Kondisi ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
Dikutip dari laman resmi bmkg.go.id, Selasa (11/11/2025), wilayah Banten hari ini diperkirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat yang disertai angin kencang. Prediksi cuaca ekstrem ini berlanjut pada Rabu (12/11/2025) dengan potensi hujan sedang hingga lebat diiringi angin kencang, serta pada Kamis (13/11/2025) diperkirakan terjadi hujan sedang hingga lebat.
Mengantisipasi potensi cuaca ekstrem serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat Kota Cilegon dan Kabupaten Serang agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca yang tidak menentu.
Kapolres Cilegon menekankan pentingnya masyarakat untuk memantau perkembangan informasi cuaca terkini dari sumber resmi seperti BMKG dan media massa. Hal ini bertujuan mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam, termasuk dampak dari hujan deras yang dapat mengakibatkan banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
“Kami mengajak seluruh warga untuk tetap waspada dan berhati-hati menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. Mari bersama-sama menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKBP Martua.
Selain kewaspadaan cuaca, Kapolres Cilegon juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di kali atau sungai, karena dapat memicu bencana banjir. Ia mengajak warga untuk bersama-sama melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan selokan air, kali, atau sungai dari sampah agar tidak terjadi bencana banjir.
Untuk para pengendara, baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat, kapolres mengimbau agar mengurangi kecepatan kendaraan dan menjaga jarak aman antar kendaraan ketika hujan turun. Jalanan yang licin dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, sehingga langkah preventif ini penting untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan.
Apabila terjadi keadaan darurat lanjut dia, kecelakaan, gangguan kamtibmas, atau peristiwa penting lainnya di wilayah hukum Polres Cilegon, layanan darurat Call Center 110 tersedia selama 1×24 jam dan dapat dihubungi secara gratis.
Kapolres berharap agar seluruh lapisan masyarakat terus memperkuat sinergi dan kepedulian bersama, guna mewujudkan lingkungan yang aman dan tangguh menghadapi segala kondisi cuaca.
“Polres Cilegon hadir di tengah masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik. Bersama masyarakat, kita wujudkan Cilegon yang aman dan kondusif,” tutupnya.(PSR)












