Berita

Babak Baru Literasi Cilegon: Gedung Perpusda Modern Resmi Dibuka, Jadi Ruang Kreatif yang Buka Setiap Hari

25
×

Babak Baru Literasi Cilegon: Gedung Perpusda Modern Resmi Dibuka, Jadi Ruang Kreatif yang Buka Setiap Hari

Sebarkan artikel ini
Gedung Perpusda Kota Cilegon yang baru diresmikan oleh Kepala Perpusnas RI Kepala Perpusnas RI, E.Aminudin Aziz bersama Wali Kota Cilegon Robinsar,Selasa (19/5/2026).Foto:poesaputra-sebarindo.com

SEBARINDO.COM-Wajah literasi di kota baja kini resmi memasuki babak baru. Pemerintah Kota Cilegon meresmikan Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Kota Cilegon yang modern, representatif, dan inklusif pada Selasa (19/5/2026).Langkah strategis ini menjadi angin segar sekaligus pemantik semangat bagi warga Cilegon untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Peresmian gedung baru ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Wali Kota Cilegon, Robinsar, bersama Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, E.Aminudin Aziz.Kehadiran gedung ini diharapkan mampu memperkokoh posisi Kota Cilegon sebagai daerah dengan indeks literasi tertinggi di Provinsi Banten.Dalam kurun lima tahun ini, Kota Cilegon selalu berada dipuncak pertama perpustakaan terbaik se Provins Banten.

Wali Kota Cilegon, Robinsar, menegaskan bahwa paradigma perpustakaan lama yang sunyi dan sekadar tempat menyimpan buku harus diubah. Perpusda Cilegon yang baru dirancang sebagai pusat pemberdayaan dan ruang kreativitas publik.

“Keberadaan perpusda ini tidak hanya difungsikan sebagai tempat membaca buku, tetapi juga sebagai wadah pengembangan komunitas dan aktivitas pemberdayaan masyarakat. Nantinya, komunitas literasi seperti Taman Bacaan Masyarakat (TBM) akan turut dilibatkan dalam berbagai kegiatan,” ujar Robinsar.

Kepala Perpusnas RI, E.Aminudin Aziz bersama Wali Kota Cilegon Robinsar meresmikan Gedung Perpusda Kota Cilegon dengan melakukan pengguntingan pita .Foto:poesaputra-sebarindo.com

Untuk memanjakan masyarakat dan memicu antusiasme berkunjung, Robinsar mengatakan layanan perpustakaan tetap beroperasi setiap hari, termasuk akhir pekan (Sabtu-Minggu) dan hari libur nasional.Tak tanggung-tanggung, area luar gedung juga akan disulap menjadi ruang terbuka publik yang kekinian.

“Kami juga berencana akan memanfaatkan area outdoor perpus sebagai ruang terbuka dan coffee shop agar masyarakat lebih nyaman dalam berkunjung ke perpustakaan,” tambahnya.

Selain pembenahan fasilitas, Pemkot Cilegon membidik generasi muda,khususnya pelajar tingkat SD dan SMP untuk menjadikan perpustakaan sebagai rumah kedua mereka. Menanamkan budaya membaca sejak dini dinilai sebagai kunci mencetak generasi emas yang unggul.

“Kami ingin anak-anak SD dan SMP lebih sering datang ke perpustakaan daerah agar bisa mengenal budaya membaca sejak dini. Dengan begitu, tingkat literasi masyarakat Kota Cilegon dapat terus meningkat,” tutur Robinsar.

Dilengkapi Mini Theater, Perpusnas: “Ramaikan!”

Senada dengan wali kota, Kepala Perpusnas RI, Aminudin Aziz, mengingatkan agar kemegahan gedung baru ini diimbangi dengan tingginya aktivitas masyarakat di dalamnya. Perpustakaan modern harus menjadi ruang rekreasi edukatif yang hidup.

“Ramaikan perpustakaan ini dengan berbagai macam kegiatan. Di sini sudah ada mini theater, bisa untuk nonton bareng, diskusi, kegiatan anak-anak muda, ibu-ibu, dan anak-anak. Saya harap Perpusda Kota Cilegon benar-benar hidup dan dimanfaatkan masyarakat,” kata Aminudin.

Menurutnya, indikator keberhasilan sebuah perpustakaan tidak lagi dilihat dari jumlah buku yang berjejer, melainkan dari seberapa padatnya kunjungan dan interaksi masyarakat di dalamnya.

Buah Perjuangan Lima Tahun

Kegembiraan mendalam juga dirasakan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cilegon, Ismatullah. Ia mengungkapkan bahwa berdirinya gedung megah ini merupakan hasil kerja keras dan perjuangan panjang selama setengah dekade.

“Alhamdulillah, perjuangan kami selama lima tahun akhirnya terwujud. Tujuannya tentu untuk meningkatkan indeks pembangunan literasi masyarakat dan tingkat kegemaran membaca masyarakat Kota Cilegon. Mudah-mudahan perpusda ini bisa memberikan manfaat untuk masyarakat,” pungkas Ismatullah.

Dengan fasilitas yang ramah bagi semua kalangan, lengkap dengan ruang diskusi hingga tempat nongkrong yang asyik, tidak ada lagi alasan untuk malas membaca. Warga Cilegon.(PSR)