Example 728x250
Berita

Cilegon Bidik Peluang Kerja dan Transfer Teknologi dari Jepang

588
×

Cilegon Bidik Peluang Kerja dan Transfer Teknologi dari Jepang

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Cilegon Robinsar (kanan) dengan Direktur Eksekutif Representatif PT Kyoutusu, Nagahara Toshimasa.Foto:ist

SEBARINDO.COM-Pemerintah Kota Cilegon menunjukkan keseriusan dalam mengatasi persoalan pengangguran dan memacu kemajuan daerah melalui penjajakan kerja sama internasional. Langkah konkret terbaru terlihat dalam pertemuan antara Wali Kota Cilegon Robinsar dengan Direktur Eksekutif Representatif PT Kyoutusu, Nagahara Toshimasa, di ruang rapat Wali Kota Cilegon, Jumat (16/5/2025).

Pertemuan ini membuka lebar peluang kolaborasi di bidang ketenagakerjaan dan transfer teknologi dengan perusahaan terkemuka asal Negeri Sakura tersebut.

Wali Kota Robinsar, didampingi Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo dan Sekretaris Daerah Maman Mauludin, menyambut langsung kedatangan Nagahara Toshimasa beserta delegasi PT Kyoutusu. Dalam suasana penuh keakraban, kedua belah pihak langsung membahas potensi sinergi yang diharapkan dapat membawa manfaat signifikan bagi masyarakat Cilegon.

Robinsar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan PT Kyoutusu. Ia melihat pertemuan ini sebagai momentum penting untuk menjalin kemitraan yang saling menguntungkan.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran bapak Nagahara ke Kota Cilegon. Semoga kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama yang erat dan berkelanjutan, terutama dalam menjawab tantangan pengangguran di daerah kami,” tegas Robinsar.

Lebih lanjut, Robinsar tidak menutupi fakta bahwa pengangguran masih menjadi pekerjaan rumah utama bagi Pemerintah Kota Cilegon. Oleh karena itu, tawaran peluang kerja di Jepang melalui PT Kyoutusu menjadi angin segar. Pemkot Cilegon bahkan telah mengambil langkah proaktif dengan menyiapkan program pelatihan bahasa Jepang sebagai bekal bagi warganya. Target ambisius pun dicanangkan, dengan 200 hingga 300 warga Cilegon diharapkan dapat mengikuti pelatihan intensif ini pada tahun 2025.

“Insya Allah setelah enam bulan pelatihan, para peserta akan mampu berbahasa Jepang dan siap bekerja di sana. Kami juga berharap Bapak Nagahara dapat memberikan kuota lebih besar untuk warga Cilegon,” ujar Robinsar.

Tidak hanya fokus pada isu ketenagakerjaan, Wali Kota Robinsar juga membuka pintu lebar bagi potensi kerja sama di sektor teknologi. Ia menyadari betul bahwa Jepang sebagai negara dengan kemajuan teknologi pesat dapat menjadi mitra strategis dalam memajukan pembangunan Kota Cilegon di berbagai bidang.

“Kami sangat terbuka terhadap kerja sama dalam transfer teknologi. Ini akan sangat membantu kemajuan daerah kami di masa mendatang,” pungkasnya.

Menanggapi sambutan hangat dan tawaran kerja sama dari Pemerintah Kota Cilegon, Direktur Eksekutif Representatif PT Kyoutusu, Nagahara Toshimasa, mengungkapkan bahwa kunjungannya ke Cilegon merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mempererat hubungan dengan pemerintah daerah di Indonesia.

“Kami melihat banyak potensi di Kota Cilegon. Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi langkah awal kolaborasi yang kuat, berkelanjutan, dan saling mendukung pembangunan daerah,” kata Nagahara.

Ia juga menyinggung pengalaman positif Kyoutusu Group dalam menerima tenaga kerja Indonesia yang memiliki visa kerja teknis di sektor logistik Jepang. Nagahara mengapresiasi dedikasi dan kontribusi para pekerja asal Indonesia yang dinilai membawa energi positif bagi perusahaan.

“Ke depan, kami akan menerapkan skema perekrutan baru untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Indonesia, khususnya dari Cilegon. Kami yakin ini akan menguntungkan kedua belah pihak,” tutup Nagahara, memberikan sinyal positif akan adanya peluang yang lebih besar bagi warga Cilegon untuk berkarier di Jepang.

Pertemuan antara Pemerintah Kota Cilegon dan PT Kyoutusu ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Cilegon. Sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan internasional diharapkan tidak hanya mampu mengurangi angka pengangguran, tetapi juga membawa angin segar berupa transfer pengetahuan dan teknologi yang akan mendorong kemajuan Kota Cilegon di masa depan. Langkah konkret berupa pelatihan bahasa Jepang yang disiapkan Pemkot Cilegon menunjukkan keseriusan dalam memanfaatkan peluang ini, tinggal bagaimana realisasi kerja sama ini akan berjalan dan memberikan dampak nyata bagi warga Cilegon.(PSR)