Berita

Pemkot Cilegon Ikuti Verifikasi Lanjutan Kota Sehat 2025, Optimis Raih Penghargaan Nasional

204
×

Pemkot Cilegon Ikuti Verifikasi Lanjutan Kota Sehat 2025, Optimis Raih Penghargaan Nasional

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo (kanan) didampingi Setda Kota Cilegon Maman Mauludin saar daring Verifikasi Lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tingkat Nasional Tahun 2025 di Ruang Rapat Asisten Daerah Kota Cilegon, Kamis (21/8/2025).Foto:ist

SEBARINDO.COM — Pemerintah Kota Cilegon, terus berupaya meningkatkan kualitas hidup warganya. Upaya tersebut diwujudkan dengan keikutsertaan Cilegon dalam Verifikasi Lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tingkat Nasional Tahun 2025.

Proses verifikasi yang dilakukan secara daring ini dipimpin Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, didampingi Sekretaris Daerah Maman Mauludin, di Ruang Rapat Asisten Daerah Kota Cilegon, Kamis (21//2025)

Menurut Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit, Murti Utami, pelaksanaan KKS tahun ini memiliki makna khusus. Ia mengatakan ada sejumlah penyesuaian yang dilakukan sebagai respons atas dinamika global, arah pembangunan nasional, dan semangat transformasi kesehatan.

“Kami berharap para tim verifikator tetap semangat dan selalu sehat dalam menjalani tahapan verifikasi dan untuk pemerintah daerah apapaun hasilnya saya harap bisa menerima dengan lapang dada,” ujar Murti. Ia juga menegaskan bahwa hasil verifikasi sepenuhnya menjadi kewenangan tim pusat.

Tiga Kota Banten Diusulkan ke Tingkat Nasional

Tim Pembina Kabupaten Kota Sehat Provinsi Banten, Andra Soni, mengungkapkan bahwa dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten, hanya tiga kota yang berhasil diusulkan ke tingkat nasional.

“Tiga kota yang kami usulkan adalah Kota Cilegon, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan. Saya optimistis ketiga kota ini mampu meraih penghargaan Swasti Saba sesuai kategorinya di tahun 2025 ini,” kata Andra.

Ia menambahkan, ketiga kota ini dipilih karena berbagai keunggulan dalam penyelenggaraan program KKS. Andra menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses ini hingga akhir.

Digitalisasi Layanan Kesehatan Jadi Kunci Cilegon

Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, memaparkan berbagai program unggulan Pemkot Cilegon untuk mewujudkan kota sehat. Salah satunya adalah pemanfaatan digitalisasi sebagai inovasi dalam pelayanan kesehatan.

“Pemanfaatan teknologi ini diharapkan mampu mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan,” tutur Fajar.

Selain itu Pemkot Cilegon juga telah menyediakan alokasi anggaran pembangunan sarana lingkungan sebesar Rp100 juta untuk setiap Rukun Warga (RW) dimana dana tersebut diperuntukkan untuk pembangunan fasilitas yang mendukung terciptanya lingkungan sehat, bersih, dan nyaman.

“Kita juga sudah membangun komitmen dengan industri supaya dapat mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah sebab kolaborasi dengan dunia industri dapat mempercepat realisasi program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan dan lingkungan,” ujarnya.

Fajar juga menegaskan, Pemerintah Kota Cilegon telah menggerakkan masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui program edukasi serta pembentukan bank sampah di setiap kelurahan.

“Kita juga sudah mendorong masyarakat agar bisa berperan aktif dalam pengelolaan sampah. Edukasi dan pembentukan bank sampah juga kita lakukan di setiap kelurahan. Hal itu kami lakukan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan berbagai program inovatif dan komitmen yang kuat, Pemkot Cilegon berharap bisa meraih predikat bergengsi di tingkat nasional dan memberikan dampak positif bagi seluruh warganya.(PSR/rls)