SEBARINDO.COM – Harga seragam di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 7 Kota Serang yang mencapai Rp2,2 juta per siswa memicu polemik. Pihak Koperasi Mitra Keluarga Sejahtera Provinsi Banten, selaku penyedia, memberikan klarifikasi.
Pengurus koperasi yang akrab disapa Ii menjelaskan, harga tersebut bukan tanpa alasan. Seragam yang ditawarkan menggunakan bahan kain berkualitas premium yang diklaim dapat bertahan hingga tiga tahun.
“Harga Rp2,2 juta itu hanya untuk beberapa jurusan saja. Jumlah setelan seragam yang didapat juga lebih banyak,” ujar Ii saat ditemui di SMKN 7 Kota Serang, Rabu (3/9/2025).
Sekolah Tak Terlibat, Pembelian Bersifat Sukarela
Ii menegaskan pihak sekolah sama sekali tidak terlibat dalam pengadaan seragam. Ia juga membantah adanya pemaksaan kepada siswa atau orang tua untuk membeli seragam baru.
“Kami mengimbau siswa yang masih memiliki seragam bekas kakak atau saudaranya agar tidak perlu membeli yang baru. Silakan pakai yang lama saja,” katanya.
Ii menyebut sekitar 30 persen dari total 505 siswa SMKN 7 Kota Serang memilih opsi tersebut. Ia menambahkan, inisiatif pengadaan seragam justru datang dari permintaan orang tua.
“Para orang tua yang meminta agar koperasi mengakomodasi pengadaan seragam supaya sama. Kami juga sudah membuat surat pernyataan kesukarelaan,” tambahnya.
Pihak Sekolah Tegaskan Tidak Ada Intervensi
Sementara itu, Wakil Kepala SMKN 7 Kota Serang, Wahyu, turut menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya benar. Ia memastikan sekolah tidak terlibat dalam pengadaan seragam.
“Tidak ada keterlibatan sekolah dalam pengadaan seragam siswa. Semua dikembalikan kepada orang tua,” jelas Wahyu.
Mengenai penunjukan penyedia, Wahyu menjelaskan bahwa seluruh keputusan didasarkan pada kesepakatan orang tua siswa.(01)












