Example 728x250
BeritaCilegon

Krisis Air Bersih di Bojonegara: Warga Berjuang di Tengah Geliat Kawasan Industri

611
×

Krisis Air Bersih di Bojonegara: Warga Berjuang di Tengah Geliat Kawasan Industri

Sebarkan artikel ini
Ibu-ibu antre air bersih, sudah beberapa waktu air di wilayah Desa Bojonegara mati.Foto:ist

SEBARINDO.COM – Ratusan warga di Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten, kini harus menghadapi situasi sulit akibat krisis air bersih. Kelangkaan pasokan dari

Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Al Bantani mencapai puncaknya dalam dua hari terakhir, di mana aliran air berhenti total dan menyulitkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi terparah dialami oleh warga Kampung Kejangkungan RT 01 RW 01, Desa Bojonegara. Seorang warga mengungkapkan.

“Tidak ada aliran sama sekali. Masyarakat sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih.” ujarnya kepada sebarindo.com, Kamis, (28/8/2025).

Ironisnya, krisis ini terjadi di tengah pesatnya kawasan industri, di mana polusi dan tekanan lingkungan menjadi masalah lain yang harus dihadapi warga.

“Sudah daerah industri dipenuhi polusi, ditambah lagi sulitnya air. Ini sangat memprihatinkan,” ujar warga lain yang tidak ingin disebutkan namanya.

Warga merasa semakin frustrasi karena alasan dari pihak Perumda Tirta Al Bantani selalu berubah-ubah, mulai dari urusan bak air hingga perbaikan instalasi yang tidak kunjung selesai. Meskipun pasokan air terus tersendat, warga tetap diwajibka membayar tarif normal.

Untuk mengatasi krisis ini, beberapa perusahaan di sekitar area industri Bojonegara mulai turun tangan memberikan bantuan.

Seperti yang terjadi hari ini ,warga menerima bantuan empat tangki air bersih dari salah satu perusahaan. Namun, bantuan ini dirasa belum cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan warga dalam jangka panjang.

Hingga berita ini diterbitkan, warga berharap pihak terkait segera memberikan solusi permanen agar pasokan air bersih kembali normal.(PSR)