Berita

Mahasiswa BEM Banten Bersatu Protes di Depan DPRD Cilegon, Kritik Penonaktifan Anggota DPR RI

269
×

Mahasiswa BEM Banten Bersatu Protes di Depan DPRD Cilegon, Kritik Penonaktifan Anggota DPR RI

Sebarkan artikel ini
BEM Banten Bersatu Korwil Cilegon berunjuk rasa di DPRD Kota Cilegon, Selasa (2/9/2025).Foto:poesaputra-sebarindo.com

SEBARINDO.COM – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banten Bersatu Koordinator Wilayah Cilegon, menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Cilegon, Selasa (2/9/2025). Unjuk rasa yang dimulai pukul 17.00 WIB ini mengecam sejumlah isu, termasuk kebijakan penonaktifan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang dinilai sebagai “dagelan” di tengah kondisi bangsa.

Anggota DPR RI yang dinonaktifkan dari PAN yaitu Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio), Surya Utama (Uya Kuya),dari Partai Nasdem  Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dan dari Partai Golkar Adies Kadir.

​Koordinator BEM Banten Bersatu, Bagas Yulianto, kepada sebarindo,com  menyatakani ketidakjelasan dasar hukum di balik penonaktifan beberapa anggota DPR RI itu. Ia mempertanyakan tindakan partai politik yang dianggapnya tidak transparan.

​”Penonaktifan itu sebetulnya sikap dari partai politik, tapi pertanyaannya? landasan apa yang pada akhirnya anggota itu bisa diberhentikan?” ujar Bagas. Menurutnya, seharusnya mereka bukan dinonaktifan, tetapi dipecat.

​Bagas menambahkan, istilah “penonaktifan” seolah membuka celah bagi anggota tersebut untuk diaktifkan kembali. Ditegaskannya, ini  sikap partai politik, harusnya bukan dinonaktifkan, tapi harusnya pemecatan dari anggota DPR RI.

Bagas pun menilai kebijakan ini sebagai “dagelan di tengah situasi yang saat ini buruk.

Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Banten Bersatu Korwil Cilegon menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Cilegon,Selasa (2/9/2025).Foto:poesaputra-sebarindo.com

​Selain itu, massa aksi juga menyoroti peran para wakil rakyat yang seharusnya bahu-membahu membangun bangsa.

“Kehadiran bapak dan ibu di sini untuk apa? Seharusnya wakil rakyat bahu-membahu membangun Indonesia emas malah menjadi Indonesia cemas,” sindirnya, disambut riuh para peserta aksi.

​Mahasiswa juga meminta tanggapan DPRD terkait video viral anggota dewan yang berjoget-joget di tengah kondisi masyarakat yang sedang kritis. Aksi ini menjadi salah satu bentuk kritik keras mahasiswa terhadap kinerja dan integritas wakil rakyat.

Dalam aksi unjuk rasa, BEM Bersatu Wilayah Cilegon menegaskan sikap,reformasi polri secara menyeluruh,hentikan segala bentuk represifitas aparat dan bubarkan DPR dan evaluasi total.(PSR)