Example 728x250
Berita

Sinergi Infrastruktur Banten: Gubernur Andra Soni Kumpulkan Kepala Daerah, Prioritaskan Penanganan Banjir dan Macet

488
×

Sinergi Infrastruktur Banten: Gubernur Andra Soni Kumpulkan Kepala Daerah, Prioritaskan Penanganan Banjir dan Macet

Sebarkan artikel ini

SEBARINDO.COM – Gubernur Banten, Andra Soni, memimpin rapat koordinasi pembangunan infrastruktur yang digelar di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (25/8/2025).

Pertemuan ini menjadi ajang strategis bagi pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan pemerintah pusat untuk menyinkronkan program-program pembangunan, terutama terkait isu-isu mendesak seperti banjir, kemacetan, dan sanitasi.

Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menekankan pentingnya kolaborasi dan menghilangkan ego sektoral.

“Kami berkumpul bersama seluruh bupati dan wali kota untuk memastikan apa yang dibangun oleh pemerintah pusat sinkron dengan apa yang kami bangun di daerah,”ujar Andra.

Ia menambahkan, jika ada program pemerintah pusat yang mengalami efisiensi, pemerintah daerah siap mengambil alih dengan koordinasi yang baik.

Usulan Prioritas dari Daerah

Para kepala daerah memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan usulan-usulan krusial
Dalam pertemuan itu Wali Kota Cilegon Robinsar menyoroti pentingnya peningkatan Jalan Lingkar Selatan (JLS) untuk mendukung aktivitas industri dan masyarakat, mengingat industri sudah sulit berekspansi. Selain itu, ia berencana membuka Jalan Lintas Utara (JLU) pada 2026, serta menormalisasi trotoar, drainase, Sungai Cibeber, dan membangun kolam retensi.

Wali Kota Tangerang,Sachrudin dalam rapat koordinasi itu mengajukan penanganan banjir di empat sungai utama yaitu Kali Angke, Kali Sabi, Cirarab, dan Cisadane. Untuk mengurai kemacetan, ia mengusulkan pembangunan flyover Sudirman dan underpass Maulana Hasanudin.

Sementara,Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid meminta penanganan banjir di Desa Tanjung Burung dan Pasir Apung, serta pembangunan underpass di Bitung untuk memecah kemacetan.

Usulan Wali Kota Serang Budi Rustandi membangunan flyover Sudirman demi menjadikan Kota Serang sebagai ibu kota provinsi yang lebih layak, sekaligus mengatasi banjir di Pasar Rau.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan melaporkan 37 titik rawan banjir di Tangsel dan mengusulkan pembangunan flyover Serpong serta underpass Jombang.

Lain lagi Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah yang menyampaikan perlunya normalisasi 12 sungai dan perbaikan gorong-gorong di jalan nasional yang menjadi penyebab banjir.

Terakhir,Bupati Lebak Moh Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Bupati Pandeglang Rd Dewi Setiani sama-sama mengusulkan perbaikan irigasi untuk ketahanan pangan, di samping penanganan banjir, rob, dan masalah infrastruktur lainnya.

Program Pemerintah dan Respons Pusat

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, memaparkan bahwa melalui Program Bang Andra, pemprov telah membangun 60 ruas jalan dengan total panjang 64 kilometer, ia juga menyebutkan telah mengajukan usulan pembangunan 29 ruas jalan ke pemerintah pusat.

Menanggapi usulan yang masuk, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) C3, Dedi Yudha Lesmana, memastikan bahwa semua usulan akan ditampung.

“Sebagian besar usulan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto sedang kami laksanakan,” katanya, memberikan sinyal positif bagi percepatan pembangunan di Banten.(PSR)